Latihan Rutin Krida Tahun 2020

Latihan rutin krida adalah salah satu kegiatan yang wajib untuk dilaksanakan. Latihan rutin ini berisi tentang penyampaian materi yang sesuai dengan krida-krida pada Saka Bakti Husada. Di dalam masing-masing krida tersebut terdapat Syarat Kecakapan Khusus (SKK) sebagai acuan untuk pemberian materi. Latian Rutin ini dilakukan sebanyak sepuluh kali dengan waktu dan materi yang berbeda-beda. Dalam pelaksanaannya Latihan Rutin ini dilakukan dengan menggabungkan maksimal dua krida.

Latihan Rutin Krida dilaksanakan 4 kali pada kurun waktu 2 minggu sekali. Dimulai dengan Registrasi Kedatangan Peserta pada pukul 07.00 – 07.30 WIB kemudian melakukan Apel Pembukaan yang dipimpin oleh Pemangku Adat Dewan Racana Haryo Purboyo & Nyi Ageng Serang Gugus Depan 18.001 – 18.002 Pangkalan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Pada tanggal 8 Februari 2020 dengan Krida Bina Obat, kegiatan tersebut diisi 3 materi oleh 2 pemateri dari dalam kampus yang berbeda dan 1 pemateri undangan dari BNN Sleman. Materi yang disampaikan adalah Toga, Obat dan Kosmetik, dan Pencegahan Narkotika.

Pada tanggal 9 Februari 2020 dengan Krida bina Gizi diisi 2 materi oleh 2 pemateri dari dalam kampus yang berbeda. Materi yang disampaikan adalah Penanganan Gizi pada Kondisi Darurat dan Gizi Optimal Sehat Maksimal. Pada tanggal 22 Februari 2020 dengan Krida Bina Lingkungan Sehat dan Bina Keluarga Sehat diisi dengan 3 materi oleh 3 pemateri. Materi yang disampaikan adalah Kesehatan reproduksi, Kesehatan Jiwa, dan Sanitasi Kedaruratan. Pada tanggal 23 Februari 2020 dengan Krida Bina Penanggulangan Penyakit dan Bina PHBS diisi dengan Resusitasi Jantung dan Resusitasi Jantung Bantuan Hidup Dasar.

Kegiatan Latihan Rutin Krida beralngsung di Halaman Depan Kampus Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, parkiran Gedung Biru, Parkiran Gedung Krem, dan Ruang OSCE. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Kegiatan Latihan Rutin dihadiri oleh 3 tamu undangan sebagai pembina apel pembukaan dan 3 tamu undangan sebagai pembina apel penutupan, 689 mahasiswa tingkat satu.