Aksi Donor Darah HMPS STKA & KSR Unit Poltekkes Kemenkes Yogyakarta “A Little Blood For A Big Hope”

Darah adalah sesuatu yang dapat dengan mudah kita donasikan karena tubuh kita akan terus mengisi ulang untuk menggantikan jumlah darah yang hilang. Rata-rata orang dewasa memiliki 5 liter darah yang terus berputar dalam tubuh. Donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela atau pengganti untuk disimpan di bank darah sebagai stok darah untuk kemudian digunakan untuk transfusi darah. Kebiasaan mendonorkan darah memiliki segudang manfaat. Selain tujuan amal darah kepada orang lain yang membutuhkan transfusi darah, juga pada saat kita mendonorkan darah, maka tubuh akan bereaksi langsung dengan membuat penggantinya. Jadi, tidak akan mengalami kekurangan darah. Selain membuat tubuh memproduksi darah-darah baru, ada beberapa manfaat kesehatan lain yang bisa kita rasakan dari mendonor darah, antara lain, menjaga kesehatan jantung, meningkatkan produksi sel darah merah, membantu penurunan berat tubuh, mendapatkan kesehatan psikologis, mendeteksi penyakit serius. 

Di tengah meningkatnya kebutuhan darah di Indonesia, tingkat kesadaran masyarakat untuk melakukan donor darah juga semakin meningkat. Himpunan Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi bekerjasama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Sukarela (KSR) Unit  Poltekkes Kemenkes Yogyakarta mengadakan kegiatan donor darah yang dilaksanakan pada hari Sabtu Wage, 3 April 2021 di Audiotorium Graha Bina Husada Poltekkes Kemenkes Yogyakarta dengan protokol kesehatan yang aman dan juga ketat. Kegiatan aksi donor darah ini mengangkat tema “A Little Blood For A Big Hope”

Aksi Donor Darah ini berjalan melebihi target, yaitu dengan peserta sebanyak 52 orang. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk menunjukkan rasa kemanusiaan dan kepedulian antar sesama yang saling membutuhkan, agar tidak kekurangan stok persediaan darah, apalagi dimasa pandemi covid-19 yang membuat sebagian masyarakat khawatir melakukan donor darah, masih banyak penyakit dan kasus yang sangat membutuhkan transfusi darah serta membantu pihak PMI untuk melakukan penggalangan donor darah. 

Kegiatan ini dimulai dengan pembukaan oleh MC, laporan ketua panitia, sambutan oleh Wakil Direktur III Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, penayangan video, pelaksanaan donor darah, pengerahan plakat ke PMI, dan juga penutupan. 

Setelah acara inti berlangsung, dilanjutkan dengan sesi pengambilan dokumentasi atau foto bersama serta membereskan kembali tempat kegiatan yang sudah dipakai. Adapun keuntungan yang didapatkan dari kegiatan Aksi Donor Darah ini adalah mendapat merchandise dan juga konsumsi bagi para pendonor.