Secangkir Teh II Bersama Direktur 2021

Senin Legi, 27 September 2021 telah terselenggara acara Secangkir Teh II bersama Direktur (SCT II) yang dilaksanakan secara luring bagi panitia dan daring bagi peserta melalui aplikasi Zoom Meeting Room. Selain itu, tersedia pula link Live Youtube untuk mahasiswa ataupun jajaran yang ingin menyaksikan acara tanpa harus bergabung melalui Zoom. Beberapa jajaran tingkat direktorat yang diundang menghadiri acara secara luring, yaitu langsung ke Auditorium Graha Bina Husada Poltekkes Kemenkes Yogyakarta dengan protokol kesehatan yang ketat. Acara SCT II Tahun 2021 ini bernuansa budaya, yang ditunjukan melalui dresscode panitia berupa pakaian tradisional dan penggunaan trilingual yaitu bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Jawa. 

Acara SCT II 2021 dihadiri oleh masing-masing perwakilan dari organisasi mahasiswa (ormawa), perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), perwakilan pengurus asrama, hingga perwakilan kelas, baik dari semester I, semester V, maupun semester VII. Tamu undangan dalam acara SCT II yaitu seluruh jajaran pusat, seperti Bapak Joko Susilo, SKM., M. Kes selaku Direktur Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Ibu Heni Puji Wahyuningsih, S.Si.T. M. Keb. selaku Wakil Direktur I, Ibu R.R. Sri Arini Winarti Rinawati, SKM., M. Kep selaku Wakil Direktur II, Bapak Dr. Iswanto. S.Pd., M. Kes selaku Wakil Direktur III, dan seluruh jajaran pengelola tingkat direktorat lain. Tamu undangan juga merupakan pengelola jurusan yaitu Ketua Jurusan, Ketua Prodi, dan Penanggung Jawab Kemahasiswaan dan Alumni Jurusan di Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Acara dimulai pada pukul 09.15 WIB yang dalam pembukaan acara tersebut terdapat penampilan dari UKM Tari sebagai pra acara. Pembukaan acara diisi dengan kegiatan pembacaan doa, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars dan Hymne Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, serta Mars WBK. Dilanjutkan pula pembacaan Visi Misi Poltekkes KemenkesYogyakarta. Acara dilanjutkan dengan laporan ketua panitia SCT II oleh Saudara Rosita Pratiwi Indah, kemudian dilanjutkan sambutan oleh Bapak Joko Susilo, SKM., M. Kes. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan, “……Kinerja yang diukur adalah kepuasan mahasiswa, civitas, dan masyarakat. Aspirasi yang sudah terlaksanakan bisa dieksekusi. …. SCT II merupakan evaluasi yang dilaksanakan 6 bulan. Saya berharap jajaran yang offline dan online bisa mencermati dan mengeksekusi hasil aspirasi mahasiswa. Pihak jajaran mendukung dan mengapresiasi aspirasi mahasiswa di tingkat nasional dan internasional. Saya berharap diterbitkan buku ini bisa lebih baik lagi dan dapat memajukan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta”.

Acara inti kegiatan SCT II dimulai dengan dimulai dengan pembacaan hasil rekapitulasi kuesioner kepuasan mahasiswa periode Maret 2021 – September 2021 oleh Sdri. Febby dan Sdri. Hertami. Dalam pembacaan hasil rekap kuesioner tersebut, disampaikan bahwa data hasil kesioner total berjumlah 1514 data yang diimpor melalui laman SIAKAD mahasiswa, kemudian dikategorikan ke dalam enam (6) dimensi dan dipresentasikan dalam bentuk diagram. Kesimpulan akhir dalam pembacaan hasil rekapitulasi kuesioner tersebut berupa presentasi ketidakpuasan masing-masing dimensi, mulai dari dimensi akademik hingga dimensi layanan mahasiswa. 

0Setelah pembacaan hasil rekapitulasi kuesioner, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dipandu oleh moderator, Bapak Niko Tesni Saputro, S.KM., M.P.H. yang merupakan Ketua Prodi DIII Rekam Medis. Diskusi pada acara SCT II teridiri dari 4 (empat) sesi, di mana sesi 1 untuk aspirasi ormawa, sesi 2 untuk HMJ, HMPS dan asrama, sesi 3 untuk UKM, serta sesi 4 untuk mahasiswa umum/perwakilan kelas. Inti kegiatan dalam sesi diskusi yaitu mahasiswa dipersilahkan menyampaikan aspirasinya kepada pihak jajaran dan pengelola. Setelah penyampaian aspirasi mahasiswa disampaikan, baru lah pihak jajaran/pengelola yang dituju memberikan feedback atau klarifikasi beserta solusi. Terdapat pula tambahan sesi diskusi yaitu mahasiswa diberi kesempatan menyampaikan aspirasi yang belum tersampaikan pada sesi sebelumnya dan jajaran memberikan respon terhadap aspirasi tersebut. Selain sesi diskusi, terdapat pula sesi klarifikasi/respon dari pihak pengelola jurusan, yaitu masing-masing perwakilan jurusan menanggapi aspirasi mahasiswa yang berkaitan dengan jurusan tersebut. 

Diksusi yang berlangsung sebagian besar mengarah pada regulasi praktikum secara luring di masa pandemi, bantuan kuota/paket data mahasiswa, utilitas fasilitas, kendala-kendala saat pembelajaran daring, dan sebagainya. Setiap aspirasi yang disampaikan dibahas secara menyeluruh oleh pihak pengelola, baik pusat maupun jurusan. Salah satu tanggapan dari aspirasi yang sering diajukan adalah tanggapan dari Ibu Heni selaku Wadir I, yaitu terkait lamanya waktu perolehan bantuan kuota internet, beliau menyampaikan bahwa kendala lama tersebut diakibatkan karena data mahasiswa terkait no. HP yang aktif ada yang salah, tidak aktif, serta provider yang tidak terekomendasi, yang berpengaruh terhadap kecepatan dalam merealisasikan bantuan pulsa. Oleh karena itu, dibutuhkan data yang sesuai dari mahasiswa secara teliti terkait nomor dan jenis kartu yang dimiliki oleh mahasiswa.

Acara SCT II berakhir pada pukul 13.48 WIB dan menghasilkan suatu kesimpulan dari diskusi yang dibacakan oleh moderator. Kesimpulan dalam diskusi tersebut yaitu:

  1. Diperlukan komunikasi yang baik dari mahasiswa kepada pengelola dan sebaliknya.
  2. Pengaturan tata kelola dalam urusan akademik, keuangan, fasilitas, kemahasiswaan, dan sebagainya sudah diatur sedemikian rupa.
  3. Utilisasi fasilitas yang sudah tersedia agar dapat dimaksimalkan (termasuk untuk maintenance)

Terdapat pula closing statement yang diberikan oleh Bapak Dr. Iswanto, Sp. Pd, M. Kes (Wadir III), yaitu “Perlu dijaga dengan menggunakan aspirasi seperti ini. Aspirasi akan tetap menjadi masukan kita bersama. Kami bangga dengan mahasiswa karena prestasi dan kinerja mahasiswa yang sangat baik kalau masih ada yang mengganjal bisa komunikasi dengan kemahasiswaan, kajur dan kaprodi yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya”. 

Setelah pembacaan kesimpulan oleh moderator, dilanjutkan dengan sesi penutupan oleh MC dan diakhiri dengan sesi foto bersama.